Wong Cilik

Lagi lagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan seruan untuk memboikot semua produk Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil untuk menanggapi agresi militer Israel terhadap Palestina di jalur Gaza. Apakah pemboikotan terhadap produk negara adidaya tersebut dapat efektif untuk membuat AS memerintahkan Israel untuk menarik mundur pasukannya?

Tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia masih sangat bergantung pada beberapa produk AS. Selain itu jika produk AS di boikot di negeri ini bagaimana dengan negara lain?apakah negara lain juga akan mengikuti langkah Indonesia untuk memboikot produk AS untuk masuk ke negaranya, tentu tidak bukan. Produk AS yang menjadi konsumsi rakyat Indonesia sangatlah banyak. Tidak hanya Coca-cola dan KFC saja, sebut saja seperti komputer (microsoft, yahoo, google, dkk), transportasi, tekmologi, dan masih banyak lagi. Apa untungnya bagi kita sebagai wong cilik jika program pemboikotan ini di ACC oleh presiden?rakyat indonesia dilarang menggunakan produk AS seperti yang tersebut di atas?semoga saja langkah pemboikotan ini tidak terburu-buru untuk disahkan.

Anti terhadap produk AS bukanlah jalan untuk menyelesaikan perang yang sedang terjadi. Apakah pemerintah AS akan peduli jika beberapa produknya diharamkan di Indonesia, tentunya tidak. Perang tidak ada hubungannya dengan produk dalam artian hal perdagangan. Urusan perang sudah ada yang mengatur sendiri.

Lebih bijaknya untuk menolong warga Palestina dengan jalan lain. Misalnya mengirim bantuan berupa tenaga medis atau obat-obatan atau lainnya. Membela Palestina bukan berarti mengorbankan rakyat sendiri kan
Label: edit post
0 Responses

Posting Komentar