Wong Cilik

Setelah dunia digemparkan dengan virus flu burung yang sangat mematikan dengan istilah kerennya H5N1, kini muncul lagi virus yang hampir serupa yaitu H1N1 Atau lebih familiar dengan istilah Flu babi. Influenza jenis ini disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang hidup dan berkembang biak di dalam tubuh babi.

Penularan virus ini dapat disebabkan dari kontak langsung dengan hewan babi yang terjangkiti virus tersebut. Babi yan telah terjangkiti virus tersebut bisa ditandai dengan :
- Babi tersebut lesu dan tidak bersemangat
- Nafsu makan berkurang. Kalaupun mau makan, akan dimuntahkan kembali.
- Kurang respek terhadap lingkungan.
Penularan flu babi dapat pula melalui kontak udara. Seperti dari manusia yang positif ke manusia yang lainnya. Virus pada flu babi sangat mudah bergerak (mobilitasnya sangat tinggi) jadi perlu [pengawasan yang sangat ekstra terhadap manusia yang positif atau pun pada babi itu sendiri.

Sedangkan manusia yang sudah positif terjangkit virus ini dapat ditandai dengan :
- Demam tinggi
- Disorientasi
- Kekakuan pada sendi
- Muntah muntah
- kehilangan kesadaran
- Dan berakhir pada kematian.

Sebagai tambahan informasi Babi dapat menampung beberapa virus flu dari manusia maupun burung, kemudian dalam jaringan babi virus influenza "diolah" dan kemudian memunculkan virus baru.
Wong Cilik

Sektor finansial kini terkena imbas dari merebaknya virus flu babi yang telah menewaskan lebih dari 100 jiwa di Meksiko. Indeks Dow Jones, dan Nasdaq ikutan melemah. Ini dikarenakan investor memberikan reaksi negatif terhadap flu babi yang kini ditingkatkan tingkat kerawanannya oleh WHO dari level 3 ke level 4.

Tak menutup kemungkinan pihak perusahaan penerbangan dan transportasi lainnya juga akan mengalami kerugian. Orang orang akan sedikit berpergian karena beberapa negara termasuk indonesia akan memperlakukan secara khusus warga negara asing yang baru saja tiba ke negara tujuan. Tampaknya dampak yang terjadi akibat virus flu babi ini tidak hanya berdampak pada segi kesehatan saja, tetapi sudah merebak ke sektor lainnya.

Selain itu sektor perdagangan juga mengalami nasib yang hampir serupa. Bahan makanan yang berasal dari negara yang terjangkit virus flu babi dilakukan pemeriksaan yang sangat ketat. Tidak ditutup kemungkinan adanya beberapa pihak yang menyelundupkan daging babi yang telah terjangkit virus ini. Dengan dalih daripada merugi banyak, lebih baik di selundupkan atau dimanipulasi di makanan lainnya. Pihak bea cukai Indonesia khususnya harus lebih hati hati dalam menerima bahan makanan dari beberapa negara yang sudah dipastikan terjangkit oleh virus berbahaya ini.

Wong Cilik

Semua orang sudah mengetahui bahwa daging babi banyak sekali mengandung  cacing pita. Bahkan baru baru ini ditemukan beberapa penyakit yang disebabkan oleh daging babi. Untungnya umat islam sudah diperingatkan dalam Al-Qur'an bawa segala macam yang berasal dari daging babi adalah haram hukumnya. Dalam Al-Qur'an Allah berfirman “Sesungguhnya Allah mengharamkan kepadamu bangkai, darah dan daging babi.” (Surah Al-Baqarah ayat 173). Dengan adanya dalil ini tidak ada alasan apapun bagi umat islam untuk mengkonsumsi daging babi.

Sepertinya firman Allah sudah terbukti sampai hari ini. Banyak sejumlah kalangan yang kehilangan nyawa setelah mengkonsumsi daging babi. Tepatnya di Negara meksiko dan beberapa negara di benua Amerika sana. Para pakar kesehatan menuturkan adanya penyakit flu babi yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini sangat mematikan dan tidak ada obatnya. Virus yang hampir sejenis dengan virus flu burung ini penularannya dapat menyebar dengan cepat. Dapat melalui babi atau manusia yang sudah terjangkit virus yang diberi nama H1N1.

Pemerintah Indonesia harus sangat mengantisipasi jika virus flu babi ini sampai ke nusantara. Diantaranya pemerintah sudah melarang impor daging babi dari luar negeri dan perlakuan khusus terhadap warga negara asing yang masuk ke indonesia.

Selain virus H1N1 yang terdapat pada daging babi ditemuakan pula beberapa penyakit lain. Diantaranya:

• Anthrax
• Ascaris suum
• Botulism
• Brucella suis
• Cryptosporidiosis
• Entamoeba polecki
• Erysipelothrix shusiopathiae
• Flavobacterium group IIb-like bacteria
• Influenza
• Leptospirosis
• Pasteurella aerogenes
• Pasteurella multocida
• Pigbel
• Rabies
• Salmonella cholerae-suis
• Salmonellosis
• Sarcosporidiosis
• Scabies
• Streptococcus dysgalactiae (group L)
• Streptococcus milleri
• Streptococcus suis type 2 (group R)
• Swine vesicular disease
• Taenia solium
• Trichinella spiralis
• Yersinia enterocolitica
• Yersinia pseudotuberculosis
(Daniel S. Shapiro, M.D., Pengarah Clinical Microbiology Laboratories, Boston Medical Center, Massachusetts dan juga merupakan Penolong Profesor Perubatan di Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine, Massachusetts)

Kalau sudah tahu begini mengapa banyak sekali orang mengkonsumsi daging babi terutama di negara barat sana. padahal penemu penyakitnya berasal dari Massachutetts USA.

Wong Cilik

Tanggal 27 Maret 2009, masa pemerintahan SBY kembali di uji. Jebolnya tanggul Situ Gintung merupakan tugas berat menjelang pemilu 2009 ini. Hendaknya rakyat jangan berpikiran negatif dulu terhadap pemerintahan SBY. Memang tidak bisa di pungkiri bahwa semasa pemerintahan SBY banyak sekali bencana yang telah terjadi. Pada awal pemerintahannya telah di uji dengan tragedi tsunami Aceh dan lumpur Lapindo. Pada akhir pemerintahannya seperti sekarang ini diuji kembali dengan adanya bencana tanggul Situ Gintung. Sungguh cobaan yang sangat berat.

Situ Gintung merupakan salah satu objek wisata yang sangat menarik di tengah keramaian kota metropolitan. Sebelum tanggul jebol, wilayah Situ pernah di perebutkan oleh pemerintah DKI Jakarta dan pemerintah kota Tangerang. Tetapi kini setelah tanggul jebol, keduanya tidak mau bertanggung jawab dan seolah olah saling menyalahkan. Yang warga butuhkan bukan saling tuding kesalahan, tapi bantuan baik moril atau pun spirituil. Sangat tidak bijaksana jika saling melempar tanggung jawab di tengah kesengsaraan masyarakat. Akan lebih baik jika saling bahu membahu untuk menolong korban yang memang sangat membutuhkan bantuan.

Musibah seperti ini sebenarnya dapat dihindari. Jika pemerintah sangat sigap dan mau mengecek semua fasilitasnya baik yang berhubungan dengan darat, air ataupun udara, pastinya musibah seperti ini tidak akan terjadi. Waduk tersebut tidak lain adalah buatan manusia. Apalagi manusia jaman sekarang kan lebih berpendidikan, hendaknya dapat mempredikisi kapan tanggul buatan itu akan jebol. Jaman sekarang kan sudah canggih, peralatan modern tentunya bukan alat yang asing. Negara kita sebenarnya mempunyai alat pendeteksi semacam itu, kenapa tidak digunakan? katanya sekarang bencana tsunami saja bisa di prediksi, datangnya hujan bisa diramal, kenapa tanggul hendak jebol tidak ada yang tahu. Seharusnya fenomena seperti tanggul seperti ini kan mudah saja di prediksi. Kalau tidak tahu, tanya saja sama anak teknik mereka pasti paham betul tentang struktur bangunan semacam ini. Fenomena jebolnya tanggul Situ Gintung tidak bukanlah bencana tetapi sebuah musibah yang terjadi akibat kelalaian menusia itu sendiri. Jika bencana, terjadinya karena kehendak alam yang tidak adanya campur tangan manusia sama sekali.

Menurut warga sekitar, sebelum kejadian telah ada tanda tandanya. Diantaranya munculnya sesosok wanita cantik di tengah waduk, penemuan ikan patin raksasa seberat 45 kg, munculnya sepasang burung gagak sebelum tragedi, dan masih banyak versi lainnya lagi. Tapi menurut wong cilik hal tersebut hanyalah kebetulan saja. Seharusnya jika ada tanda tandanya, bukan yang berbau mistik seperti itu, tapi lebih mengarah ke kejadian real dan nyata. misalnya telah terjadi keretakan di sekeliling dinding tanggul yang sangat meresahkan warga. Seharusnya para pembaca pemberitaan lebih bijaksana dalam menyingkapi hal ini. Fenomena Masjid yang berdiri kokoh di dekat tanggul yang jebol juga sempat membuat decak kagum wong cilik. Tapi setelah dilihat dari kacamata fisika, kemungkinan itu mungkin saja terjadi, karena susunan masjid yang sangat menguntungkan yaitu terdapat banyaknya rongga yang memudahkan air melewatinya. Seberapa besar kecepatan air yang melewatinya, maka masjid tidak akan goyah. Itulah kuncinya.


Sangat ironis sekali jika ditengah kesengsaraan rakyat ada yang tega mengambil keuntungan. Yang paling jelas adalah perans erta para caleg yang sengaja memanfaatkan momen ini untuk melakukan kampanye. Pernah ada pemberitaan bahwa ada caleg yang sengaja menunggu datangnya wartawan utnuk membagikan sembako. "Warawan sudah ada yang datang belum?kalau sudah, segera bagikan saja" ucap seorang caleg kepada salah satu tim suksesnya. Ada pula yang sengaja membangun sebuah posko yang lengkap dengan atribut partainya beserta nomor urut caleg no sekian... Rupa rupanya para caleg ini sengaja tebar pesona di tengah kesengsaraan rakyat. Tujuan utamanya tidak bukan adalah untuk mendapatkan simpati dari masyarakat untuk memilihnya. Tetapi biarlah rakyat yang memilih. Toh suara rakyat dalam pencontrengan 9 April 2009 nanti bukan untuk didengar tapi untuk dihitung.
Wong Cilik

Aku sempat terkaget pada waktu melihat berita di TV, ada bencana mirip tsunami tapi anehnya lokasi bukan di dekat laut atau pinggir laut seperti bencana tsunami pada umumnya. Bencana ini justru terjadi di pemukiman padat penduduk. Tepatnya di perbatasan Jakarta selatan dan kota Tangerang. Ternyata bencana yang terjadi bukanlah tsunami seperti yang terjadi di aceh beberapa tahun yang lalu. Melainkan bencana akibat tanggul atau DAM jebol dari waduk atau situ Gintung yang terletak di tangerang selatan.

Situ Gintung adalah danau buatan yang dibangun pada masa pemerintahan kolonial hindia belanda pada tahun 1930-an. Pembangunan situ ini awalnya ditujukan untuk mempermudah saluran irigasi untuk mengairi beberapa lahan persawahan yang memang pada saat itu banyak sekali lahan persawahan yang sangat membutuhkan pengairan terutama pada saat musim kemarau. Pada penguasaan orde baru, kawasan situ gintung dijadikan lahan resapan air untuk menampung air hujan dari Jakarta maupun dari kota Tangerang sendiri. Maka dibuatlah semacam hutan kecil di sekitar areal Situ Gintung. Situ Gintung pernah dilakukan renovasi yaitu sekitar tahun 1980-an, sejak renovasi pertama tersebut tidak pernah dilakukan renovasi atau perbaikan selanjutnya. Mungkin masyarakat terlalu percaya bahwa setiap bangunan yang dibangun pada masa pemerintahan hindia belanda, terkenal kuat dan dapat bertahan lama.

Mulai pada tahun 1990-an, kawasan Situ Gintung mulai di hampiri oleh para pengembang properti. Hal ini terjadi kemungkinan lahan di dalam kota yaitu di kota Jakarta maupun Tangerang sudah habis maka dijadikanlah areal pinggiran untuk lokasi pemukiman warga. Sampai pada akhir puncaknya yaitu sekitar tahun 2000-an, areal situ gintung yang pernah rimbun oleh jutaan aneka flora dan fauna, berubah menjadi pemukiman padat penduduk, sampai tidak tersisa lagi areal penghijauan yang ada. Padahal membangun kawasan pemukiman di areal Situ adalah keputusan yang sangat membahayakan. Pemerintah sudah melarang untuk mendirikan arel pemukiman radius 500m - 1km sekitar situ. Tujuan ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk melindungi bangunan situ agar tetap kokoh. Adanya tumbuhan dan pohon besar dimanfaatkan akarnya untuk dapat menahan tanggul dari luapan air dari situ pada saat musim hujan. Adanya hutan kecil di areal situ ini juga dapat digunakan sebagai lokasi wisata dan juga sebagai paru paru kota.

Kini hutan kota itu telah menjadi lautan padat penduduk, sehingga fungsi situ tidak seperti yang diharapkan. jika terjadi bencana alam, siapakah yang patut untuk disalahkan?
Wong Cilik

Pesta demokrasi akan tiba sebentar lagi yaitu tanggal 9 April 2009. Denngan jalannya sistem demokrasi di Indonesia, maka semakin banyak orang yang ingin unjuk gigi dengan membangun beberapa partai. Banyaknya partai yang menjamur, menyebabkn para pemilih semakin kebingungan untuk menggunakan hak pilihnya. Saya masih ingat sekali pada jaman orde baru, hanya ada 3 partai yang memperebutkan kursi di DPR/MPR. Memang tidak bisa dipungkiri jika berapa pun banyaknya kursi di lembaga tinggi negara tersebut, tetaplah sang penguasa orde baru yang menjadi pemenang.

Kini keadaan telah berbalik, siapapun mempunyai hak untuk mendirikan partai. Mulai dari tukang becak hingga purnawirawan TNI, semua mempunyai hak untuk mencalonkan diri untuk duduk di kursi DPR. Dapat dibayangkan jika masyarakat salah pilih dalam menggunakan hak pilihnya, orang orang yang kurang berpendidikan baik moral maupun spiritual dapat menduduki jabatan yang dipercaya untuk menampung aspirasi rakyat.

Apakah Golput akan menjadi pilihan?
Kemungkinan jumlah warga yang golput akan lebuh banyak dari jumlah pemilih, hal ini terjadi karena masyarakat tidak mengetahui siapa saja caleg yang layak untuk dipilih. Untuk memilih partai saja mereka (masyarakat) lebih berhati hati. Masyarakat sudah tidak mau lagi jika suara yang mereka berikan untuk di salah gunakan. Tidak bisa dipungkiri memang, pejabat yang duduk di lembaga tinggi negara semacam DPR telah ketahuan kedoknya. Banyak diantara mereka yang terlibat kasus skandal korupsi dan skandal "money politic".

Langkah awal untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat adalah membangun kembali tatanan DPR yang bersih dari skandal uang dan politik yang tidak sehat. Menjadikan bahwa DPR benar benar bekerja untuk rakyat, sesuai dengan pedoman republik yaitu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Atau mungkin para petinggi negara telah lupa dengan slogan itu pada waktu mereka masih SD?atau slogan itu hanya pemanis sewaktu di bangku sekolah saja?

Kini pilihan kembali jatuh ke tangan anda semua. Kita tunggu hasilnya siapa yang akan menang. Semoga saja siapapun pemenangnya dapat mengayomi masyarakat seperti semestinya.

Hidup Indonesia......
Wong Cilik

Beberapa waktu yang lalu dalam rapatnya di Sumatra, MUI (Majelis Ulama Indonesia) kembali menyerukan fatwa haramnya.. Kali ini fatwa haram jatuh kepada orang yang asik menikmati rokok. Fatwa haram ini terutama bagi anak-anak, pelajar dan waita hamil. Untungnya orang dewasa tidak kebagian tentang fatwa haram rokok ini asalkan tidak merokok di tempat umum.
Di negara tetangga yang kekuatan islamnya lebih kental, Malaysia saja tidak memberlakukan peraturan semacam ini. Di Malaysia, peraturan untuk merokok sangat jelas dan warga disana sangat mematuhi peraturan tersebut. Tidak perlu membawa nama haram segala.
Di al-Qur'an saja tidak ada ayat yang membahas kalau merokok itu haram. kalo yang haram itu seperti alkohol, babi, berzina dll. ada hadist yang membahas rokok tapi itu pun hukum rokok hanya sebatas makruh, yaitu hukum yang lebih baik ditinggalkan tetapi jika dijalankan tidak berdosa. Jika MUI beranggapan merokok itu haram dasarnya apa?
Apakah MUI juga memikirkan nasib wong cilik yaitu para petani tembakau yang selama ini hidup hanya mengandalkan hasil tembakau saja. Ada hadist atau ayat al-qur'an (penulis agak lupa) yang pada intinya bahwa jika seseorang mendapatkan uang dari cara haram, maka jika uang tersebut dibelanjakan akan haram juga. Sekarang apabila orang-orang yang bekerja pada industri rokok akan beribadah haji apakah ibadah haji tersebut termasuk haram?dan juga makanan yang selama ini dimakan oleh karyawan pabrik rokok juga haram? bagaimana kasus ini menurut MUI?
Sebaiknya MUI tidak membuat sebuah fatwa yang membingungkan masyarakat apalagi ada pihak yang merasa dirugikan.
Jikalau pemerintah mendukung larangan untuk merokok di tempat umum, hendaknya disediakanlah smoking room di berbagai tempat. Mengingat orang kalau sudah kecanduan merokok maka akan cenderung merokok di sembarang tempat. Apabila tampa ini tidak tersedi jangan hanya menyalahkan masyarakat yang dengan seenaknya merokok di tempat umum. Beda ceritanya jikalau pemerintah sudah menyediakan smoking room tetapi ada warga yang masih nekat merokok di tempat umum, maka pihak pemerintah berhak memberikan sanksi pada si perokok tersebut.
Jadikanlah Indonesia damai dan sejahtera.
Wong Cilik

Lagi lagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan seruan untuk memboikot semua produk Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil untuk menanggapi agresi militer Israel terhadap Palestina di jalur Gaza. Apakah pemboikotan terhadap produk negara adidaya tersebut dapat efektif untuk membuat AS memerintahkan Israel untuk menarik mundur pasukannya?

Tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia masih sangat bergantung pada beberapa produk AS. Selain itu jika produk AS di boikot di negeri ini bagaimana dengan negara lain?apakah negara lain juga akan mengikuti langkah Indonesia untuk memboikot produk AS untuk masuk ke negaranya, tentu tidak bukan. Produk AS yang menjadi konsumsi rakyat Indonesia sangatlah banyak. Tidak hanya Coca-cola dan KFC saja, sebut saja seperti komputer (microsoft, yahoo, google, dkk), transportasi, tekmologi, dan masih banyak lagi. Apa untungnya bagi kita sebagai wong cilik jika program pemboikotan ini di ACC oleh presiden?rakyat indonesia dilarang menggunakan produk AS seperti yang tersebut di atas?semoga saja langkah pemboikotan ini tidak terburu-buru untuk disahkan.

Anti terhadap produk AS bukanlah jalan untuk menyelesaikan perang yang sedang terjadi. Apakah pemerintah AS akan peduli jika beberapa produknya diharamkan di Indonesia, tentunya tidak. Perang tidak ada hubungannya dengan produk dalam artian hal perdagangan. Urusan perang sudah ada yang mengatur sendiri.

Lebih bijaknya untuk menolong warga Palestina dengan jalan lain. Misalnya mengirim bantuan berupa tenaga medis atau obat-obatan atau lainnya. Membela Palestina bukan berarti mengorbankan rakyat sendiri kan
Wong Cilik

Perang menahun antara Israel dan Palestina menimbulkan pro dan kontra di seluruh dunia. Tidak hanya Indonesia saja yang menghujat dan mengutuk perbuatan tentara Israel yang telah membunuh lebih dari 400 orang warga sipil palestina. Negara-negara lain pun ikut mendukung perjuangan rakyat palestina untuk tetap bertahan di jalur Gaza. Pemerintah Uni Eropa baru baru ini telah mengucurkan dana sekitar 3 juta euro untuk Palestina. Indonesia pun telah berkali-kali mengirimkan bantuan baik dalam bentuk tenaga medis atau yang lain.

Apakah demontrasi itu perlu?padahal pemerintah Indonesia sudah melakukan hal yang terbaik untuk dapat membantu rakyat Palestina. Sebenarnya apa yang diinginkan para pendemo? apakah menginginkan pemerintah Indonesia mengibarkan bendera perang untuk melawan Israel. Saya kira itu salah besar. Menurut UUD'45 bangsa Indonesia menyukai perdamaian dan sangat menolak dengan apa yang disebut dengan peperangan. Presiden SBY pun telah mengirimkan surat kepada Dewan keamanan PBB untuk menghentikan peperangan di jalur Gaza. Tetapi seperti yang telah diketahui, perang belum juga berakhir hingga hari ini. Kalau para pendemo mengutuk Israel sebagai biang peperangan, lebih baik mereka (pendemo) meju sendiri ke medan perang, tentunya dengan biaya sendiri. Pemerintah Indonesia hanya bisa membantu sebisanya, bukan berarti mengibarkan perang kepada Israel.

Kenapa hanya bisa mendemo untuk Palestina saja, kenapa rakyat Indonesia tidak bersatu untuk mendemo pemerintah yang tidak kunjung membuatkan tempat tinggal untuk korban lumpur Lapindo dan korban lainnya? bukankah itu lebih penting. Palestina memang memiliki tempat yang sangat disakralkan oleh umat islam, yaitu masjidil Aqsa. Menurut wong cilik, lebih baik tempat pelaksanaan perang dipindah saja. Dengan itu masjidil Aqsa dan rakyat sipil tidak terkena imbas peperangan. Pindahkan saja medan perang ke padang pasir misalnya, atau di lautan lepas.
Label: 0 komentar | edit post
Wong Cilik

Hanya beberapa jam lagi kita akan meninggalkan tahun 2008. Benar kan hanya beberapa jam, 1 tahun saja bisa dikonversikan menjadi beberapa jam kan. Tapi apakah tahun 2008 akan ditinggalkan begitu saja? tentu tidak bukan. Banyak pelajaran berharga yang perlu diambil dari tahun 2008. Selaian ada yang diambil tentunya ada beberapa hal yang perlu dikoreksi di tahun ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa di tahun ini banyak peristiwa yang patut dijadikan sebagai catatan akhir tahun.

Mulai dari kelalaian hingga kesengajaan manusia masih menjadi penyebab utama peristiwa sepanjang tahun. Dari bencana, peredaran produk ilegal, perdagangan manusia dan kejadian kemasyarakatan lainnya.

Di awal tahun bencana banjir melanda ibukota. Kawasan Jakarta dan sekitarnya memang langganan banjir setiap tahun. Lihat saja penduduk Jakarta yang kian hari kian sumpek. Banyak kawasan kumuh, sampai-sampai bantaran kali pun dijadikan tempat tinggal. Secara langsung maupun tidak warga jakarta acap kali membuang sampah di sepanjang sungai. Sampah yang menumpuk menjadikan aliran sungai menjadi tidak lancar sehingga ketika hujan, air meluap ke pinggiran sungai sampai ke jalanan. Sistem drainase yang sudah diterapkan dinilai gagal dalam mengatasi masalah banjir tersebut. Siapa yang patut disalahkan?

Kasus susu bubuk asal cina yang sempat menggemparkan Indonesia juga perlu digaris bawahi. Diduga untuk mengambil untung sebanyak mungkin, para produsen susu di China menambahkan melamin sebagai pemutih susu. Melamin dicampurkan ke dalam susu bubuk dimaksudkan agar susu kelihatan putih dan mengkilat. Padahal jika dikonsumsi, melamin dapat merusak organ tubuh terutama hati. Kebanyakan produk susu yang terdapat kandungan melamin adalah produk susu bayi. Dalam masa pertumbuhan seorang bayi ketahanan tubuh masih sangat riskan sehingga dal;am pemberian makanan atauoun minuman harus hati-hati. Indonesia merupakan negara pengimpor berbagai produk dari China termasuk makanan. Mendengar kasus melamin tersebut, pemerintah menarik bahan makanan dan minuman yang berasal dari China karena diduga mengandung bahan melamin yang membahayakan. Dalam arti lain Indonesia memblacklist semua produk makan dan minuman dari China hingga beberapa produk tersebut dinilai aman oleh pemerintah.

Lain di China lain pula di dalam negeri. Di China ada melamin di dalam negeri ada Formalin. Formalin merupakan sejenis bahan pengawet yang lazimnya untuk mengawetkan mayat. Segala bentuk bahan makanan banyak yang di beri formalin. Misalnya saja ada tahu, tempe, ikan laut, daging ayam, permen, mie, dll. Hampir seluruh bahan makan menggunakan formalin sebagai bahan pengawet sampai-sampai beberapa produk pasta gigi pun menggunakan formalin. Wong Cilik harus dikasih makan apa lagi jika semua makanan dinilai tidak sehat. Jaman memang sudah berubah, yang halal sekarang di haramkan sedangkan yang haram sekarang di halalkan. Kalau seperti ini terus bagaimana negara bisa maju jika terus-terusan memikirkan kepentingan pribadi saja. Sekali-sekali para produsen lihatlah para konsumen yang senantiasa mengkonsumsi produknya. Produsen tidak akan merugi hanya karena tidak menggunakan formalin. Masih banyak pengawet lainnya yang aman untuk dikonsumsi. hingga hari ini, makanan berbahan formalin masih berkeliaran secara sembunyi-sembunyi.

Masih dalam masalah makanan. Kali ini tentang daging sampah olahan. Sampah daging dari restoran yang sudah membusuk, diolah kembali menjadi makanan siap saji. Untuk mengelabui para konsumen, daging olahan sampah tersebut diberi perwarna tekstil agar tampak seperti daging olahan pada umumnya. Kasihan wong cilik yang setiap harinya harus makan makanan pengawet secara terus menerus. Tidak hanya di kota besar saja, daging olahan samapah diduga telah beredar sampai ke penjuru kota-kota lainnya.

Ada juga kasus dalam masalah kosmetik palsu yang dapat merusak kulit bagi pemakainya. Kosmetik tersebut dioplos dengan menggunakan zat tepung, pemutih dan pewangi. Banyak kasus ibu-ibu runah tangga yang kurang hati-hati dalam membeli kosmetik tersebut. Dengan harga yang agak relatif niring membuat ibu runak tangga dan remaja putri membeli beberapa produk kosmetik oplosan. Akibatnya banyak yang mengeluhkan terdapat gangguan pada kulit dan wajah mereka. Pihak badan POM tidak bisa disalahkan begitu saja. Produsen dan pengedar kosmetik palsu jumlahnya lebih banyak dari anggota badan POM yang bertugas di lapangan. Mengetahui celah seperti ini pihak produsen makin gencar untuk memproduksi dan mengedarkan produk mereka dengan leluasa. Terus siapa donk yang patut disalahkan? Hendaknya para konsumen harus lebih hati-hati dalam membeli dan mengkosumsi produk apapun terutama yang menyangkut masalah kesehatan. lebih baik membeli barang yang sedikit mahal tetapi aman. Daripada membeli dengan harga murah tapi akibat yang ditimbulkan akan lebih berat dari produk yang dibeli.

Kembali badan POM menemukan beberapa jenis obat kuat bagi kaum adam yang diduga dapat merusak jantung dan organ tubuh lainnya. Berbagai merek obat kuat dari merek terkenal sampai industri rumah tangga tidak luput dari razia ini. Lengkap sudah penderitaan wong cilik. Mulai dari anak-anak terdapat bahan makanan umumnya jajanan megandung formalin. Bagi ibu rumah tangga dibayang-bayangi oleh produk kosmetik palsu. Bagi kepala runah tangga dan remaja pria yang ingin tampil perkasa di depan pasangannya siap terkena sakit jantung dan stroke karena mengkonsumsi obat kuat.

Pada tahun ini terlihat badan POM harus bekerja ekstra untuk merazia berbagai produk. Sangat wajar jika intansi terkait semacam ini mendapatkan upah lebih. Dengan sedikit bantuan ini, diyakini kerja badan POM dan instansi terkait lainnya dapat bekerja lebih baik lagi.

Lepas dari peran badan POM, di tahun 2008 ini aktor bom Bali berhasil di eksekusi mati di pulau Nusa Kambangan, Kab Cilacap Jawa Tengah. Selama menunggu kurang lebih 4 tahun, akirnya eksekusi dapat dilakukan. Dalam proses eksekusi terdapat pro dan kontra dari masayarakat. Yang menjadi pertanyaan besar adalah, mengapa dalam proses eksekusi ini menelan biaya yang sangat besar. dan perlu diingat bahwa keseluruhan dana berasal dari uang wong cilik. Detailnya tentang pemakaian anggaran untuk apa saja yang di duga menghabiskan dana sekian milyar belum bisa diketahui pasti.

Polisi bagian cyber crime berhasil mengungkap tentang perdagangan perempuan lewat sebuah website. Ini merupakan kerja yang sangat bagus dari kepolisisan cyber crime.

Korban lumpur lapindo dan korban tsunami yang hingga kini masih terkatung-katung nasibnya di barak-barak pengungsian. semoga tahun depan para korban ini dapat segera mendapatkan tempat penghidupan yang layak.


Ternyata masih banyak sekali PR yang perlu di kerjakan di tahun 2009 nanti. Semoga saja beberapa PR tersebut dapat segera terselesaikan tanpa ada pihak yang dirugikan lagi.
Label: 3 komentar | edit post
Wong Cilik

Denpasar, ada-ada saja ulah seorang bidan yang tega menyita seorang anak (bayi) hanya karena orang tuanya tidak mampu membayar biaya persalinan.

Singkat cerita, pada akhir Agustus 2008 pasangan suami istri Mulyono (29) dan Yetriana (28) melahirkan bayi kembar Raditya dan Aditya. Biaya persalinan yang dianggap oleh Mulyono sangat tinggi yaitu 1,5 juta membuat keluarga ini kelabakan. Mendengar keluhan tersebut, bidan Kurnianingsih yang menangani persalinan tersebut tidak mengijinkan Yetriana dan kedua bayinya pulang. Setelah berusaha kesana kemari, mulyono tidak juga mendapatkan uang seperti yang dikatakan oleh bidan Kurnianingsih. Sang bidan memberikan solusi kepada Mulyono untuk menyerahkan salah satu bayinya secara sukarela sebagai kompensasi biaya persalinan. Karena tidak ada piliha lain, maka Mulyono pun menyetujui perjanjian tersebut. Mulyono berpikir, daripada tidak bisa pulang sama sekali mendingan salah satu bayinya dititipkan sampai bisa menebus uang persalinan. Akhirnya dengan berat hati Mulyono pulang bersama istrinya dan Aditya (salah satu bayi mereka), Raditya sementara masih berada di tangan Kurnianingsih. Petaka terjadi ketika bulan Desember 2008 Mulyono hendak mengambil Raditya ternyata bayiinya sudah tidak berada di klinik Kurnianigsih tersebut, melainkan sudah berada di Jawa. Nah lho.

Kasus ini terungkap setelah Mulyono melaporkan kejadian tersebut ke Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) di jalan plawa, Denpasar pada hari jum'at 26 Desember 2008. Hingga saat ini pihak PBHI masih mengumpulkan dan mempelajari fakta-fakta yang terjadi. PBHI berjanji akan menyeret kasus ini ke jalur hukum. Kasus ini akan terjerat pasal UU KUHP tentang perlindungan anak dan perdagangan manusia.

Kasus ini masuk perdagangan manusia karena dianggap bayi tersebut adalah uang untuk membayar biaya persalinan. Sangat tidak etis tindakan seorang bidan ini. Anehnya pihak bidan tidak mau perbuatanya ini masuk dalam kasus perdagangan manusia. Kurnianingsih mengatakan bahwa keluarga Mulyono lah yang telah menyerahkan bayi tersebut secara sukarela. Sehingga saya (bidan) berhak mencarikan orang tua asuh yang bisa merawat dan tentunya membayar biaya persalinan. Bidan Kurnianingsih malah menuding balik pihak Mulyono karena telah mengingkari janji. Dimana pihak Mulyono meminta bayinya dikembalikan.

Kedua belah pihak sama-sama tidak mau disalahkan karena merasa pada posisi yang benar. Kalau menurut Wong Cilik pihak yang patut disalahkan adalah bidan tersebut. Sangat tidak etis jika tidak mampu membayar biaya persalinan harus ditukarkan dengan bayi yang baru saja lahir. Namanya saja seorang bayi baru lahir, tentunya harus mendapatkan suplai ASI segar dari ibu kandungnya. Seperti diketahui banyak orang jika tidak mengkonsumsi ASI maka sang bayi akan terganggu dalam perkembangannya. Diduga bayi tersebut diberi susu formula oleh bidan bejat tersebut. Bagaimana perkembangannya nanti?

Selain masalah susu, apakah juga etis mencarikan orang tua asuh tanpa sepengetahuan orang tua kandung?. Apakah itu tidak sama dengan perdagangan manusia? Dimana seorang manusia ditukarkan dengan sejumlah uang. Kasus perdagangan bayi sering sekali terjadi di Indonesia. Umumnya yang menjualkan bayi tersebut adalah orang tuanya sendiri. Biasanya kejadian tersebut dikarenakan keadaan ekonomi orang tua memang pas-pasan. Untuk makan sendiri saja susah apalagi harus ditambah biaya untuk mengurus seorang bayi. Ada kemungkinan lain lagi seorang bisa menjual bayi yang baru dilahirkan karena anak tersebut adalah hasil dari hubungan gelap sehingga takut kalau aibnya diketahui oleh orang banyak. Lepas dari keadaan diatas, apakah etis jika seorang ibu menjual bayinya sendiri?. tentu tidak kan. Walaupun keluarga ini dinilai mempunyai pengahasilan pas-pasan tetapi menpunyai ambisi yang sangat besar untuk membesarkan anak tersebut. Selain Raditya dan Aditya merupakan anak pertama, keluarga ini mempunyai kebanggaan tersendiri terhadap anak kembarnya.

Semoga kepolisian beserta PBHI dapat segera menemukan keberadaan Raditya yang katanya ada di tanah Jawa. Untuk orang tua yang sekarang mengasuhnya, diharapkan bersedia mengembalikan bayi tersebut secara sukarela. Pihak PBHI tentunya mau memberikan uang kepada orang tua asuh tersebut sehubungan mereka (orang tua asuh) telah membayarkan sejumlah uang kepada bidan Kurnianingsih untuk mendapatkan bayi tersebut.
Label: 0 komentar | edit post
Wong Cilik

Masih lekat di benak kita tentunya kejadian tsunami 4 tahun silam. Banyak saudara saudara kita yang kehilangan harta benda, sanak famili dan yang lebih parah lagi kehilangan masa depan. Hingga sampai sekarang korban selamat dari bencana tsunami tersebut masih berada di pengungsian.

Di kota Banda Aceh sendiri masih terdapat sekitar 500 kepala keluarga atau sekitar 2.000 jiwa masih tinggal di barak-barak pengungsian. Ada sebagian lagi yang menumpang hidup di tempat sanak sodara yang masih ada. Entah sampai kapan penderitaan mereka dapat usai. para korban sangat pasrah kepada donatur yang siap membangun rumah tempat tinggal. Tapi pada kenyataannya para donatur tersebut sangat lambat dalam melakukan proses pembangunan. Sabar sabar dan sabar, hanya itu kalimat yang bisa terucap dari para korban tsunami. Mau dikata apa lagi, mereka tidak bisa melakukan apa-apa hanya bisa menunggu dengan pasrah. Iya kalau proyek tersebut dapat terwujud dan segera terselesaikan. Bagaimana kalau tidak, kepada siapa lagi mereka dapat menggantungkan masa depan?

Tugas kepemimpinan Bapak Presiden memang sangat berat. Tidak hanya mengurusi korban bencana saja. tapi juga harus mengurus politik, ekonomi dan stabilitas negara. Tapi apakah para korban bencana seperti ini mesti terlantarkan? tentunya harus ada badan pengawas khusus untuk mengawasi dan menjalani proses rekonstruksi pembangunan infrastuktur di Aceh.

Yang jadi pertanyaan kenapa pembangunan proyek ini dirasa sangat lama? apakah karena memang proyeknya sangat besar sehingga butuh waktu banyak untuk menyelesaikannya atau karena masalah biaya. Entah apa yang terjadi di Aceh sana. Padahal negara tetangga sudah ikut membantu masalah biaya. Tapi lagi lagi itu hanya pinjaman belaka yang harus dikembalikan beberapa tahun yang akan datang.

Semoga korban tsunami dapat mengakhiri masa-masa pahit ini. semoga wong cilik disana dapat merasakan seperti apa yang kita rasakan saat ini. Tetap tabah dan tetap berihktiar saudaraku.
Wong Cilik

Tanggal 25 Desember dikenal orang seluruh dunia adalah hari raya umat Nasrani. Hari natal memang hari yang sangat ditunggu-tunggu pada bulan Desember ini. Tahukah inti dari hari natal itu sendiri? Pada intinya hari natal adalah suatu hari perayaan dimana Nabi Isa AS dilahirkan ke dunia. Sangat diyakini oleh umat islam bahwa Nabi Isa AS adalah seorang manusia yang ditugaskan oleh Allah untuk menyiarkan agama Allah di dunia. Memang Nabi Isa dilahirkan dari seorang perawan, alias tanpa ada peran dari seorang ayah. Itulah kekuasaan Allah. Jika Allah menghendaki sesuatu, maka terjadilah.

Ada segelitir orang muslim di Kota Solo merayakan hari natal ini. Eit's tapi tunggu dulu, mereka tidak merayakan natal seperti yang dilakukan oleh orang nasrani. Para mulimin dan muslimah ini merayakan hari natal hanya sebatas untuk memperingati hari kelahiran Nabi Isa AS. Dalam kitab suci agama Islam (Al-Qur'an) tidak ada larangan untuk memperingati hari kelahiran seorang Nabi. Nabi merupakan utusan Allah jadi mereka (para Nabi) patut dicontoh dan menjadi tauladan dalam hidup. Peringatan ini ditunjukkan agar para umat islam selalu ingat akan kebesaran Allah yang diberikan kepada Nabi Isa AS. Dari mulai beliau lahir sampai dengan wafatnya, perlu diteladani. Tidak hanya untuk Nabi Isa As semua nabi juga berhak diperlakkukan seperti itu.

Nabi Isa tidak hanya milik kaum Nasrani. Hal tersebut diperkuat dalam Al-Quran pada surat Maryam ayat 33 yang berbunyi "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa AS), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali." Dalam perayaan yang dilakukan, imam atau pemimpin acara tersebut mengajak kepada para muslim untuk meneladani kedamaian yang diajarkan oleh Nabi Isa As. "tidak ada alasan bagi siapapun melakukan kerusakan di bumi atas nama agama. "Agama diturunkan untuk ketentraman di dunia," tutur imam tersebut.
Label: 0 komentar | edit post
Wong Cilik

Kemarin tanggal 15 Desember 2008 harga BBM kembali turun dari harga Rp. 5.500,- ke Rp. 5.000,-. Apakah ini merupakan kabar baik atau kabar buruk?

Tidak bisa dipungkiri memang, BBM merupakan barang yang sangat dibutuhkan masyarakat pada saat ini. Entah sampai kapan BBM terus menjadi faktor penentu harga-harga sembako lainnya. Telinga rakyat sudah panas jika mendengar harga BBM akan naik lagi. Apalagi para pedagang sudah mulai menimbun stok dagangannya untuk dijual pada saat harga BBM benar-benar naik. Terlebih lagi ada demo disana sini untuk menuntut agar BBM tidak dinaikkan lagi. Tapi sebaliknya jika harga BBM akan turun, Harga komoditas lainnya tidak akan ikut turun, termasuk ongkos angkutan kota (angkot). Padahal secara wajar jika harga BBM turun harga sembako lainnya juga ikut turun entah berapa persen. Tapi kenyataannya di lapangan seperti itu adanya.

Pemerintah dinilai terlambat untuk menurunkan harga. ketika harga minyak dunia turun drastis, berselang beberapa bulan kemudian pemerintah baru menurunkan harga secara resmi. Ini berarti mereka mengambil stok dengan harga baru (murah) dan dijual dengan harga baru (mahal). bisa dibayangkan berapa keuntungan yang diambil pemerintahnya perhari. Sebagai pembanding saja, pada saat pemerintah menurunkan harga bensin menjadi Rp. 5.500,- harga bensin di Amerika serikat Rp. 5.450,- (dengan kurs 5 Desember 2008 11.670 per dollar as) dan harga terendah di negara bagian Missouri yaitu Rp 4.800,- per liternya. Padahal seperti yang diketahui banyak pihak bahwa di AS subsidi untuk BBM sedikit sekali bahkan bisa dikatakan tidak ada subsidi untuk BBM. Kenapa harga bensin di AS lebih murah daripada Indonesia yang notabene negara penghasil minyak?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa BBM bisa dijadikan alat politik. Hal tersebut sudah terbukti di beberapa negara. Bahkan negara penghasil minyak terbesar di dunia yaitu Saudi Arabia menggunakan minyaknya seagai alat politik.

Sudah menjadi kewajiban bagi negara untuk menurunkan harga BBM lebih murah lagi. dan tentunya harus diseimbangkan pula dengan harga komoditas lainnya agar penurunan harga minyak ini dapat dirasakan bagi Wong cilik yang tidak mempunyai kendaraan pribadi.
Wong Cilik

Baru saja Aku mendengar kabar kalau pemakaian pengeras suara mulai sekarang akan dilarang. Sangat aneh memang peraturan ini. Sama saja menyuruh anak sekolah tapi tidak boleh membawa alat tulis. Pengeras suara hanyalah sebuah alat agar suara para pendemo dapat didengar oleh pihak yang dituju. Kalau tidak pake pengeras suara terus pakai apa lagi dong? masa pake kentongan. Atau para pembuat peraturan ingin bahwa tidak ada pendemo lagi berkeliaran di Negara ini. Kalau begitu sama saja donk membunuh aspirasi rakyat. Katanya ini negara Republik yang berdasarkan atas pancasila. Menurut saya sebagai wong cilik, pemakaian pengeras suara itu sah-sah saja asal tidak mengganggu ketertiban umum.

Bayangkan jika peraturan ini sudah di ACC oleh yang diatas. Apakah mungkin para pendemo berteriak-teriak di tengah jalanan yang panas itu? kasihan mereka kan, sudah capek-capek memperjuangkan aspirasi rakyat masih harus berpanas-panasan dan harus berteriak tanpa pengeras suara. Sungguh ironis sekali.

Mungkin ada maksud lain dibalik peraturan ini dibuat. Sang pembuat peraturan melarang rakyatnya untuk demonstrasi. "Biarlah rakyat mengikuti apa yang saya buat" begitu kira-kira maksudnya. Andaikan saja rakyat tidak perlu berdemo untuk menyampaikan suara hati mereka kepada subjek yang dituju tentunya tidak perlu adanya aturan macam-macam. Jika ada masukan dari rakyat datanglah baik-baik pada presiden atau ke MPR, kemudia wakil rakyat tersebut langsung meresponnya dengan baik, insyaallah negara ini akan damai sentosa seperti yang diharapkan para pahlawan perjuangan dulu.

Memang sih, para demonstran biasanya sering membuat hal yang tidak menyenangkan bagi sesama rakyat. Hal yang peling kecil adalah timbulnya kemacetan dan sering sekali juga terjadi bentrok antara demonstran dan penegak keamanan. Mirip tawuran gitu deh, dan akhirnya jatuh korban. Tapi kejadian-kejadian seperti itu kan bukan penyebab dari pengeras suara.

Jalan keluar yang mungkin dicapai agar ada win-win solution untuk kedua belah pihak adalah penggunaan pengeras suara tidak perlu dilarang tapi hanya diatur saja agar tidak mengganggu ketertiban umum. Jika para pendemo datangm harap segeralah subek yang ditunjuk menampakkan diri untuk membicarakan baik-baik maksud dan tujuan para pendemo datang. apa salahnya jika menemui rakyatnya barang 10-20 menit saja tentunya tidak menyita waktu bekerja bagi para subjek demo.
Label: 0 komentar | edit post
Wong Cilik

Indonesia merupakan negara republik yang pada dasarnya kepimpinan tertinggi adalah di tangan rakyat. Pemerintah hanyalah sebagai penyanpai aspirasi rakyat. Jadi secara garis besar pemerintah menggunakan kebijakannya untuk kesejahteraan rakyat belaka. Rakyat bukanlah alat untuk mengambil keuntungan untuk pemerintah.

Tapi dalam kenyataannya rakyat sering sekali merasa kecewa terhadap pemerintahan yang ada. Entah karena kerja pemerintah yang kurang baik atau karena rakyat selalu merasa kurang puas terhadap segala sesuatu. Rakyat sering menuding bahwa mereka hidup miskin dikarenakan pemerintah yang tidak memperhatikan mereka. Padahal hidup mewah atau miskin tergantung dari kerja keras masing-masing individu. jadi tidak bisa pemerintah disalahkan terus. Oleh karena itu perlu adanya keharmonisan antara pemerintah dan rakyatnya. Sehingga terjadi hubungan yang baik dan saling bisa menjaga kerjasama masing-pihak.

Blog ini dibuat hanya untuk menamoung aspirasi rakyat dan bukan untuk menjelek jelekan kinerja pemerintah atau pun instansi tertentu. Saya harap para pembaca dapat menyimpulkan segala tulisan disini dengan bijak.